Sebelum Kita Kepuncak
Mendaki bukit yang sederhana saja. Karena jika mendaki Gunung yang tinggi, medan yang sulit, jarak yang jauh dan memakan banyak waktu untuk melaluinya di kondisi yang sendat ini, itu sama saja memperkeruh sanubari yang telah di tanamkan saat packing. Kini kembali kucoba pendakian terpanjangku yang telah kulalui selama 5 tahun termasuk latihan fisik dan materi. Kita telah sampai pada Pos terakhir, namin esok adalah Summit yang tersulit, terparah dan terkejam di kondisi fisik sudah melemah. Namun nampaknya puncak menatapku di pos terakhir, kutatap balik namun sangat sulit kulihat karena tertutup kabut dan kondisi sedang badai. Namun apapun yang terjadi, Niat baik, ketulusan dan keikhlasan telah kuserahkan seluruhnya, mati habis habisan ataupun rasa malu jika tak mendapat puncak semua telah kupersiapkan.... Kecuali, 'Jalan Kembali Turun.' Selama perjalanan memang saya tak memikirkan jalan turunnya, terlalu fokus dan bersuka ria untuk mendapat puncak yang sejuk dan ...